16 January 2007

Pemuda Yang Dirindui Jaman

Tahukah Anda siapa mereka ?

Mereka adalah para pemuda
yang hatinya diliputi cahaya iman & islam
yang jiwanya tertanam hakikat dua kalimat suci
LAAILAA HA ILLALLAH, MUHAMMADUR RASULULLAH
yang hidupnya menjalani keterasingan dalam dunia
yang kesehariannya diisi 'amal ibadah
yang kegemarannya membaca qur'an, menghafal,
mentadaburi dan meng'amalkannya
sementara yang lainnya disibukkan dengan bacaan maksiat
lagi sesat dan menyesatkan
yang kesibukannya larut dalam dzikir
sementara yang lainnya larut dalam ghibah dan fitnah
yang menjaga 'amalan sunnah
sementara yang lainnya ber'amal bid'ah & khufarat
yang kehidupan malamnya diisi dengan tangisan taubat
dan keinsyafan
sementara yang lainnya bergelimang dosa dan kekufuran
yang hiburannya mengunjungi para 'ulama dan majelis ilmu
sementara yang lainnya berhura-hura dengan kesenangan
dan lupa akan kematian
yang mata dan syahwatnya terjaga dari keharaman memandang
dan perbuatan
sementara yang lainnya bebas berkhalwat dan mengundang kemurkaan
yang hiasan akhlaqnya adalah sifat malu
sementara yang lainnya mempertontonkan kehinaan dan kebinasaan
yang jiwanya menggelora pada pengorbanan da'wah dan jihad
sementara yang lainnya diperbudak syetan terkutuk
dan penjara nafsu

Kelak pada suatu masa
Saat dimana tiada seorangpun yang dapat menolong dirinya
Saat dimana catatan 'amal dibagikan
Maka tiada suatu perkarapun yang dapat luput
dalam pengawasan dan timbangan dari yang Maha Adil
Wajah-wajah berdosa tertunduk pada kengerian dalam tatapan
Lautan keringat yang menenggelamkan
Penyesalan yang tiada pernah berakhir
Namun waktu tak akan dapat kembali bergulir
Tiada malam dan kegelapan yang menentramkan
Tangisan penyesalan yang tiada gunanya
Semua dihadapkan pada pengadilan yang Maha Tinggi

Akan tetapi mereka (para pemuda) akan tersenyum
Kesejukan yang dipayungi keredhaan abadi
Tanpa rasa takut dan kesedihan
Duduk dalam mimbar-mimbar cahaya
beralaskan mutiara, emas dan permata dunia
Jamuan Telaga Kautsar yang menghilangkan dahaga
Dari tangan kekasih yang mulia (Rasulullah Saw)
Dan perjumpaan pada Sang Pencipta

Semoga Allah pilihkan dan golongkan kepada
Saya dan Anda
Ahli keluarga saya dan Ahli keluarga Anda
Pada golongan pemuda
Sehingga ketika mereka (para pemuda) ditanya :
"Akulah pemuda yang dimaksud"

Ya Allah... Berikan Aku Cinta

Ya Allah... Berikan Aku Cinta

Ya Allah... berikan aku cinta
yang lebih berkilau dari emas dan permata
yang lebih dalam dari dalamnya lautan dan samudra
yang lebih indah dari indahnya mutiara
yang lebih bersinar dari sinaran mentari dan gemintang
yang lebih luas dari luasnya jagad raya
yang lebih mulia dari cintanya sultan dan auliya

Ya Allah... berikan aku cinta
yang melebihi keagungan cinta dan
memberikan rasa aman serta penjagaan dari
seorang ibu kepada anaknya
yang dengannya aku bangkit dari kefuturan (kelemahan iman)
yang membuka pintu hidayah dalam setiap langkah da'wah
yang memberikan kesabaran atas segala ujian dan cobaan
yang menguatkan tawakal atas segala penderitaan
yang memberikan senyuman dan tawa dari setiap kesedihan
yang menumbuhkan kesyukuran atas segala ni'mat dan pemberian
yang menjaga diri dari kemaksiatan karena rasa malu dan khauf (ketakutan)
yang menjadi penghibur dan teman setia dari keterasingan dunia
yang menggelorakan semangat jihad dan pengorbanan
yang membenamkan diri dalam lautan dzikir
yang menjadikan kemuliaan dalam penjagaan Qur'an dan Sunnah

Ya Allah... berikan aku cinta
cintanya para anbiya -'alahis salam-
cintanya para shahabat -rodiyallahu anhuma ajma'iin-
cintanya para imam fuqaha (ahli fiqih),
mufassirin (ahli tafsir) dan muhadditsin (ahli hadits) -rahiimahu mullah-
cintanya para wali dan kekasih abadi
cintanya para ulama generasi ahlus sunnah
cintanya para mujahid dan mujahidah
cintanya para syuhada
cintanya para hafizh dan hafizhah
cintanya para da'i dan dai'ah
cintanya para ahli thoreqot, ahli dzikir dan ahli ma'rifat
cintanya para ahlul bait yang lurus lagi terpercaya
cintanya para perindu Cinta Ilahi

cintanya orang-orang yang hanif dan berserah diri
cintanya orang-orang yang taubat dari maksiat
cintanya orang-orang yang sabar lagi tawakal
cintanya orang-orang yang zuhud dari dunia

Cinta pada kampung akhirat
Kerinduan pada kehidupan yang abadi
Dalam naungan arrasy Ilahi

17 December 2006

Ijinkan Aku Menggelar Sajadah Bersamanya

Tentang dia.......
Aku melihatnya dalam siluet senja
Terbalut jilbab besarnya
Berdiri terpesona
Memandang lepas horison penuh makna
Angin senja mengabarkan padaku
Getar Subhanallah yang terucap dari bibirnya
Diantara deru ombak yang membasahi kaus kakinya

Terucap Subhanallah dalam hatiku
Atas hamba yang tafakur dalam geraknya
Terpesona dalam medannya
Tergerak menuju cita

Dibatas horison itu, dia yakin akan surga
Keyakinan yang menghunjam dada
Menggetar bibir untuk berdzikir
Merentang tangan untuk sesama
Menebar senyum penuh damai

Menuturkan bahasa lembut yang menyentuh
embuka hati yang biru untukk mengadu
Tentang dia.....
Hamba dalam siluet senja itu
Tertangkup tangan doa bahagia untuknya
Terbisik harapan pada Robbi...
Ya Allah....
Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya
Beralas cinta berujung surga
Yang menenggelamkan kami dalam sujud penuh kerinduan kepada-Mu
Dalam takbir yang mengakui Keagungan-Mu
Dalam salam yang mengingatkan kami bermanfaat bagi sesama
Dalam wudhu yang membersihkan hati kami untuk melihat Wajah-Mu
Dalam tilawah yang kami lantunkan penuh haru
Dalam dzikir yang tiada akhir
Yang membuat kami semakin kagum akan Pesona-Mu
Menyukuri ayat-ayat Cinta-Mu yang Kau bentangkan pada kami
Yang menetapkan kami menjadi Akhlakul Karimah Rohmatan lil Alamin
Ya Allah....
Izinkan aku menggelar sajadah bersamanya
Amin.................................

--------------
Muroji' :
http://myquran.org/forum/index.php/topic,5263.0.html

20 October 2006

Detik-detik berseminya Cinta...

Jakarta
27 Ramadhan 1427H
20 Oktober 2006 M, 01:00 WIB (dini hari)

Inilah Malam....
Saat penghambaan menjadi sempurna
Saat cinta semakin menggelora
Dalam deru nafas keinsyafan
Menambah syahdunya renungan Istighfar (ampunan)

Malam sejuta pesona
Diantara keterjagaan para kekasih
Malam yang lebih baik dari seribu bulan
Dalam shaf (barisan) kemanisan ibadah

Ialah mutiara yang telah tersingkap
Hanya pada mata yang tiada letih memandang
Dan jiwa yang lemah mengharap kebebasan
Dalam kungkungan Nafsu dan Kenistaannya
Dalam kefanaan Dunia dan Kecintaannya

Para kekasih telah keluar dari mihrabnya
Dengan nur (cahaya) keimanan dan senyuman
Pada jiwa yang bebas
Memenuhi panggilan Sang Kekasih dalam pangkuanNya

Duhai....
Alangkah indah bila Sang Kekasih datang menjemput
Disaat hati telah terpaut

Duhai...
Alangkah indahnya perjalanan Ramadhan
Dalam penaklukan hati
Dari kegelapan dan kebekuan
Dari kemalasan menuju cinta dan cahaya

------------------------------------------
Ramadhan 1427H
Semoga dirimu bukanlah terakhir
kutemui dalam hidupku,

Semoga di lain waktu
pertemuan dengan mu
dengan semangat dan cinta baru
bersanding bersama sahabat sejati....

06 September 2006

Lowongan Pekerjaan

Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan. Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian, tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi. Lowongan ini terbuka bagi semua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak, perampok, koruptor, pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan, orang bodoh, orang cerdas, dll. Setiap pelamar dijamin pasti diterima di salah satu posisi yang disediakan, bahkan yang tidak melamar sekalipun pasti diterima !

LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :
A. Penghuni Syurga
B. Penghuni Neraka


UNTUK POSISI A
DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :
-----------------------------------------
Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :
1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, "Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia" (HR. Muslim). Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah 'merasakan' ridha Allah dan kesempatan merasakan 'wajah' Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia, yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.


UNTUK POSISI B
DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI :
----------------------------------------------------------
Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh
samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini.

Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun akan merasa lega. Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh penghuninya akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng). Rasulullah s.a.w bersabda, "Di
neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan" (diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR. Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah s.a.w bersabda, "Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat" (HR. Muslim).

Rasulullah s.a.w bersabda, "Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun
perjalanan" (Abu Daud, Ibn Hanbal).

Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk menyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.

Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu :
1. Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan 'hidup' dalam kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah buruk selama bertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.
2. Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan tahun, dalam suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa. Bapak, ibu, anak dan saudara-saudaranya tak mampu menolong karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad s.a.w yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.

SYARAT-SYARAT PELAMAR
---------------------
- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok.
- Tidak perlu bawa harta
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau seksi.
Cukup membawa dokumen asli dari keimanan dan amal karya Anda sendiri.

WAKTU WAWANCARA
---------------
Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan Anda. Sabda Rasulullah s.a.w:
"Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur,maka jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (hadist hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Ibn Hanbal).
Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu.

Wawancara tahap 2, Hanya Allah lah yang tahu.

LOKASI DAN LAMA WAWANCARA
-------------------------
Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung
posisi yang dilamarnya.
Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan) selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung
posisi yang dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah s.a.w pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun.

Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabannya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabannya).

PEWAWANCARA
-----------
Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh sang Penguasa Hari Kemudian

WAWANCARA HANYA BERISI 6 PERTANYAAN
-----------------------------------
1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa agamamu ?
3. Siapa nabimu?
4. Apa kitabmu?
5. Dimana kiblatmu ?
6. Siapa saudaramu?

Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa dihapal dari sekarang karena hanya dengan keimanan dan amal kitalah yang akan menjawabnya.

CARA MELAMAR
------------
Sekalilagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu melamar, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk sekaliber malaikat yang bernama Izroil a.s. Ia akan
menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).

BENARKAH LOWONGAN INI ?
-----------------------
Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam ini yang tidak mampu kita ketahui, apalagi mengenai akhirat. Rasulullah s.a.w bersabda : "Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut), langit sedemikian padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah S.W.T.

Demi Allah ! Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui (tentang akhirat), niscaya kalian tidak akan pernah tertawa sedikitpun, bahkan kalian pasti akan banyak menangis (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan ke jalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindungan dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan" (HR. Tirmidzi & Al-Bukhari)

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini dan bergelimang dalam alam pikirannya sendiri.

Tidak sadar ia bahwa dirinya sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.

MAU MELAMAR KE POSISI B ?
-------------------------
Mudah saja, hiduplah sesuka anda...

31 August 2006

Ku Beritakan Atas Kisahmu, Duhai Palestina...

Catatan :
---------
Tulisan ini diberikan judul "Berita", sengaja... agar kita mampu membedakan kisah yang terjadi di dalamnya dengan sebuah "cerita" yang konotasinya lebih identik kepada khayalan atau hanya sebuah kisah yang tidak ada harganya.

Kucoba mengisahkannya kembali, semoga dari tulisan ini menggerakkan hati pembacanya...

---------------------------- oooOOOooo ----------------------------

Bismillah wal hamdulillah....

Semoga Allah pilihkan kita menjadi "tamu" hidayahNya untuk datang ke negeri para syuhada, Palestina...
Disinilah, ditempat ini ada ribuan kisah tangis dan kepedihan dari bangsa yang terjajah...
Bangsa yang merindukan perdamaian dan kemerdekaan, sebagai manusia dan sebagai warga dunia, terlebih sebagai bangsa yang BERADAB.

Kelak ketika berada di gerbang perbatasan kita akan menyaksikan betapa garang dan bengisnya mereka (tentara Israel) menatap kita, terlebih dengan penjagaan super ketat agar seekor lalat palestina pun tidak berani melewatinya, namun... apa daya ? para pejuang (Mujahidin) Palestina ternyata lebih "licin" dari perkiraan mereka, dengan mudahnya (atas izin Allah) mereka menembus barikade dan mempersembahkan pengorbanan terakhir menuju kejayaan dari cita-cita tertinggi seorang muslim dalam mencapai syahadah (syahid).

Diperbatasan inipun kekejian kerap kali terjadi, wanita yang dibunuh oleh tangan-tangan dingin dari manusia-manusia biadab dan tak punya hati di depan mata anaknya yang masih belia menyiratkan kisah kepedihan seorang yatim dan menambah luka yang tak akan pernah terlupa sepanjang hayat.

Marilah kita tengok kamp-kamp pengungsian di sepanjang jalur Gaza, Jabaliya, Ballata dll ....

Disini kita tidak dapat lagi melihat keceriaan anak kecil yang seharusnya dunia bermain adalah saat-saat terindah bagi mereka. Canda dan tawa yang mengiringi setiap permainan atau perkelahian kecil yang kemudian diiringi tangis dan pelukan persahabatan sesudahnya, membuat semakin erat tali kekeluargaan diantaranya.

Namun apa yang terjadi ?...

Dentuman bom dan artileri berat seakan mengubah hidup mereka dalam bayang-bayang ketakutan dan penderitaan tak bertepi, keceriaan telah terhapus seiring dengan berpisahnya ia dari ibu dan bapaknya, kakak dan adiknya, teman serta saudara-saudara terdekatnya...

Namun siapa sangka ?...

Anak-anak ini tumbuh menjadi manusia yang tegar dan mandiri, manusia yang kuat dan tidak "cengeng", tidak mudah terombang-ambing dengan bisikan dan rayuan misionaris untuk menukarkan aqidah yang mereka miliki dengan manisnya kurma dan manisan (gulali), makanan dan minuman yang menggiurkan walaupun telah sejak lama mereka menderita dalam kelaparan, dengan nyanyian kemusyrikan dan melupakan Shalawat Badr, dengan kepalsuan dunia dan keabadian akhirat. Mereka tumbuh menjadi penegak kalimat suci Laa Ilaa Ha Ilallah Muhammadur Rasuulullah dalam barisan Syuhada, penjaga Al-Quds yang mulia.

Tengoklah, orang tua jompo yang tak lagi memiliki kekuatan untuk berdiri. Dalam tatapan kosong mereka, meratapi nasib keluarganya, karena mereka tidak mengetahui akan nasib yang menimpa ahli keluarganya, semuanya telah bercerai berai akibat kebringasan tentara penjajah, merampas harta benda dan menghancurkan apa yang ada... namun tidak ada sedikitpun "nyanyian" penderitaan mereka yang sampai ke telinga kita. Karena media telah menjadi corong penjajah, karena media tidak mampu mengungkapkan kebenaran yang hakiki di balik hati pemiliknya. Kebenaran telah mati akibat kebusukan dan kepongahan penguasa, akibat lemah dan tidak berdayanya orang berilmu.

Sejenak... kita singgah, duduk diantara bongkahan rumah yang digusur buldozer-buldozer biadab, kita sapa para ibu yang tak lagi dapat menyusui anaknya karena air susunya telah kering akibat penderitaan kelaparan dan kekurangan gizi, keringat dan rasa letih membanting tulang akibat kehilangan tulang punggung keluarga yang ditawan para penjajah atau yang terbunuh dan diperlakukan seperti binatang. Seorang ibu yang terdidik tegar dan tabah dari keadaan perang yang tak kunjung berhenti, membesarkan anak-anaknya dengan penuh kasih sayang walaupun ia sangat menyadari bahwa kematian setiap saat akan datang memisahkan karena tidak dapatnya ia berlindung dari lontaran peluru-peluru panas dan desingan mortir yang dimuntahkan dari manusia-manusia laknat dengan penuh senyuman kemenangan.

Mari pula kita tengok nasib kaum bapak dan pemuda yang menjadi tawanan, kepergian mereka dari keluarganya bukanlah larinya mereka dari tanggung jawab, bukan pula mereka bersembunyi di balik tirai kemunafikan dan bersahabat dengan kaum penjajah. Keberanian mereka untuk mengusir penjajah dari tanah kelahirannya adalah tujuan hakiki, kehidupan yang dikorbankan merupakan hadiah bagi kembalinya Al-Quds di tangan kaum muslimin. Sudah menjadi rahasia umum, bila seorang muslim yang menjadi tawanan kaum kafir maka jangan harapkan berita kebaikan, yang ada adalah penyiksaan dan penderitaan, perlakuan yang tidak manusiawi, pelecehan seksual dsb. Namun bila yang menjadi tawanan kaum kafir atas kaum muslimin, tidak ada satupun pujian dan terlontar media (karena sesungguhnya merekapun tidak mengharapkannya) selain cap "teroris" dan "fasis" yang seharusnya istilah tersebut hanya layak disandangkan bagi kaum penjajah.

Kaum bapak dan pemuda yang tidak takut pada kematian, tetap tegar dalam penyiksaan sebagai tawanan, senyuman mereka akan tersungging dan terasa manis pada saatnya tiba, kesyahidan dan kemerdekaan dari tanah terjajah, Palestina....

Palestina, keinginanmu hanya satu... Merdeka !
Merdeka dari penindasan, merdeka dari perbudakan (budaya dan politik) bangsa penjajah
Kemerdekaan yang hanya akan didapat dengan perjuangan, air mata dan darah...
Perjuangan atas peran orang-orang yang merdeka !
Merdeka dari kecintaan Dunia...
Merdeka dari kemunafikan Hati...

Apakah cita-cita atas kemerdekaanmu ini adalah suatu kesalahan ?

--------------------------------

Surat ini kutujukan untuk membuka hati dan pikiran kaum muslimin....
Sehingga mereka tidak buta dan mati melihat keadaan yang menimpa saudara muslim lainnya.

Sungguh, ... saat ini hatiku begejolak dalam semangat JIHAD dan Pengorbanan Agama.
Atas dasar Cinta akan kehidupan hakiki dalam pertemuan Kekasih abadi

Bandung, 29 Agustus 2006
22:20 Lab UPT PPKKE ITENAS

Abdurrahman Zaid Abdussalam
karkoonzaid@yahoo.com

19 May 2006

Nasihat Cinta Para Pecinta

Hanya pemilik cinta yang merasakan indahnya cinta.
Hanya pemilik rindu yang merasakan indahnya kebersamaan.
Hanya pemilik hati yang merasakan manisnya perjumpaan.

Cinta yang membemberikan kesejukan hati.
Bukan cinta dari kepalsuan dan butanya hati.

Tumbuh dan suburkanlah cinta.
Cinta akan keabadian dan kebahagiaan.
Dalam pertemuan kekasih abadi.

08 May 2006

Jadikanlah Aku Kekasih-Mu...

Ia lah yang telah memenuhiku dengan cintaNya
Ia lah yang telah melelapkanku dengan kerinduan bersamaNya
Ia lah yang telah menyejukanku dengan keagunganNya
Ia lah pemilik cinta dari segala cinta, cinta orang yang mencintaiNya
Ia lah penanam rindu dari kerinduan perjupaan denganNya

Duhai,...
Alangkah rugi dan celaka orang yang menukar cinta selain pada cintaNya
Dengan kemanisan dunia atas kefanaannya
Dan akhirat atas keabadiannya

Duhai,...
Tidak ada kekasih abadi selain diriNya
Rugi lah diri bila tidak dapat memandang
Nur WajahNya
Dan teramat celakalah orang yang tidak mau
menjadi kekasihNya

Duhai,...
Bila saat perjumpaan tiba,...
Tiada waktu bagi kekasih untuk berpisah...
Pada kasihNya, kurindukan keridhaanNya
Pada keadilanNya, kurindukan ampunanNya

Dalam keabadian cintaMu...
Jadikan aku kekasihMu...